Anak Pantai : Acronis

Cara Acronis PC FreeDOS dengan Hiren BootCD Part 3

Sebelum lanjut ke penjelasan, saya hanya sekadar mengingatkan bahwa ini adalah tutorial bersambung atau ber-part. Jika belum membaca tutorial sebelumnya, silahkan terlebih dahulu membacanya agar tujuan yang hendak kita capai dapat berjalan dengan baik. Ini juga merupakan tutorial ketiga dan yang terakhir dari dua tutorial sebelumnya. Saya pikir, sudah tidak ada lagi yang perlu dibahas mengenai konsep tentang acronis karena kita sudah membahasnya pada tutorial part 1 dan part 2. Kali ini kita akan langsung masuk ke pembahasan.

Langkah Kerja
  1. Siapkan flashdisk yang berisi Hiren BootCD dan file backup yang sudah kita buat secara berturut-turut pada part 1 dan 2.
  2. Siapkan PC yang akan diacronis. Jika sudah siap, tancapkan flashdisk pada salah satu port USB PC yang tersedia, lalu booting dari flashdisk seperti gambar berikut ini. Untuk memilih, tekan panah ke atas dan ke bawah pada keyboard, dan diakhiri dengan enter. Pada gambar, yang di dalam kotak merah adalah flasdisk yang berisi Hiren BootCD.
    Gambar 2. Boot Device
  3. Komputer akan restart dan membaca flashdisk sebelum akhirnya masuk pada tampilan home Hiren BootCD. Pada menu boot silahkan pilih pilihan Backup or Restore seperti pada gambar di bawah ini.
    Gambar 3. Boot Menu
  4. Ketika menyeleksi bakcup or restore, maka selanjutnya akan dihadapkan pada beberapa fitur yang dapat diapakai untuk melakukan kegiatan backup atau restore seperti pada gambar berikut ini. Kita menggunakan fitur True Image 2014 v17 Buil 6673 dalam tutorial ini. Jika sudah dipilih, tekan enter untuk melanjutkan.
    Gambar 4. Boot Menu #2
  5. Selajuntya akan masuk pada jendela Acronis True Image 14 Premium. Untuk memulai kegiatan recovery, pilih pada tab Recovery kemudian pilih Disk and Partition Recovery. Lihat gambar sebagai contoh!
    Gambar 5. Acronis True Image 14 Premium
  6. Selanjutnya browse atau cari file backup yang sudah dibuat pada tutorial part 2 dengan cara klik pada pilihan browse.
    Gambar 6. Select a Backup from which to Recover
  7. Jendela berikutnya adalah menentukan lokasi fenyimpanan file. Dalam tutorial ini, harddisk saya yang berisi file backup bernama NR. Di dalam harddisk NR terdapat file backup windows 10 yang berada di bagian paling bawah dengan nama win10smp3..... lihat pada gambar!
    Gambar 7. Looking for a backup file
  8. Jika sudah dipilih maka pada jendela select a backup from which to recover akan berubah seperti pada gambar berikut ini. Selajutnya klik next.
    Gambar 8. select a backup from which to recover #2
  9. Langkah berikutnya, pilih metode yang akan kita pakai dalam kegiatan recovery. Karena pada tutorial ini kita hendak menyamakan PC kita dengan PC sumber atau referensi, maka yang kita pilih adalah recover whole disk and partition yang artinnya recovery keseluruhan harddisk dan partisi lalu diikuti dengan klik next. Lihat gambar sebagai contoh!
    Gambar 9. Choose Recovery method
  10. Pada jendela selanjutnya, silakan tentukan partisi atau item yang akan direcovey. Ini adalah item yang ada pada harddisk PC referensi yang menjadi file backup dalam kegiatan ini. Jika hanya ingin merecovey sistem saja, maka yang dipilih atau dicentang hanya pada pilihan 1, 2, dan 5. Sedangkan 3 dan 4 adalah partisi D dan E yang kemungkinan besar bisa kita patisi setelah kegiatan recovery selesai. Saran saya, jika pada data D dan E terdapat banyak data, maka langkah yang diambil bisa seperti pilihan pertama dengan mencentang pilihan 1, 2, dan 5 saja. Namun jika data D dan E masih kosong, daripada dua kali kerja lebih baik centang semua pilihan dengan cara ceklis pada disk 3. Pada tutorial ini, saya belum memiliki data apa-apa pada drive D dan E, jadi saya langsung centang pada disk 3 lalu klik next. Lihat gambar sebagai contoh!
    Gambar 10.Select the item to recover
  11. Setelah itu, jendela select destination of disk3 akan muncul dengan kapasitas 1 TB atau ukuran sesungguhnya adalah 931,5 GB. Klik next untuk melanjutkan. Lihat pada gambar!
    Gambar 10. Select destination of disk3
  12. Selanjutnya, muncul pesan konfirmasi seperti pada gambar di bawah ini. Maksud dari pesan tersebut adalah bahwa hardisk tujuan yang kita pilih memiliki beberapa partisi yang kemungkinan berisi data. Sedangkan dalam proses recovery, hanya diperbolehkan harddisk yang kosong, sama sekali tanpa partisi. Dengan mengklik OK, maka kita menyetujui bahwa harddisk tersebut harus terlebih dahulu dihapus agar tidak ada data dan partisinya.
    Gambar 11. Confirmation message
  13. Kemudian, langkah berikutnya adalah memilih metode yang dibutuhkan untuk merestore atau recovery. Pilihan pertama berarti kita mengopi partisi dari hardisk tanpa perubahan apapun. Sedangkan pada pilihan kedua, jika file yang dibackup tidak akan dijadikan system operasi dalam harddisk tujuan. Jadi sudah ada sistem operasinya di harddisk yang lain, sedangkan harddisk yang kita recovery ini hanya dipakai untuk menyimpan file hasil backup. Harddisk ini nantinya tidak dapat membooting system operasi. Pilihan ini kita pilih, jika dalam sebuah PC terdapat 2 harddisk. Yang satu untuk system operasi sedangkan yang satu lainnya untuk menyimpan data saja. Karena hanya mempunyai 1 harddisk yang juga akan kita pakai sebagai media untuk booting sistem operasi, maka pilihan pertama yang dipilih, lalu klik next untuk melanjutkan. Lihat gambar sebagai contoh!
    Gambar 12. Select the required restoration method
  14. Setelah itu, akan muncul pesan ringkasan atau status dari apa yang sudah kita lakukan sebelumnya hingga langkah ke 13. Klik proceed untuk menjalankan proses recovery.
    Gambar 13. Status
  15. Yang terakhir adalah, jendela opeartion progress. Silahkan menunggu hingga selesai. Kisaran waktunya adalah 10 sampai 15 menit.
    Gambar 14. Operation Progress
  16. Ini adalah desktop windows 10 enterprize hasil acronis.
    Gambar 15. Hasil Recovery


Sekian, selamat mencoba semoga berhasil...

===========
Oleh:
ariesrutung95

Cara Acronis PC FreeDOS dengan Hiren BootCD Part 2


Mungkin kita pernah berpikir demikian, "Bagaimana yah jika suatu instansi mendapat bantuan laptop atau PC dengan jumlah yang banyak dan sama sekali belum ada sistem operasi di dalamnya (reeDOS). Apakah seorang administrator mengisi sistem operasi di setiap laptop atau PC tersebut dengan menginstalnya per unit, yang kurang lebih memakan waktu hampir 2 jam. Bayangkan jika ratusan unit, kira-kira berapa bulan itu yah?

Dari permasalahan tersebut di atas, ternyata sudah ada cara yang efektif dan efisien. Acronis adalah jawaban untuk membantu permsalahan di atas. Dengan acronis, kita dapat mengisi sistem operasi pada PC yang FreeDOS hanya dalam hitungan menit (10-15 menit per unit) bahkan bisa dilakukan sekaligus pada lebih dari satu PC dengan bantuan jaringan LAN (offline).  

Cara backup Windows menggunakan Hiren Boot CD untuk keperluan Acronis.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan sebuah PC yang akan dijadikan referensi atau sumber pembuatan file image OS untuk keperluan acronis. Ini adalah inti dari kegiatan acronis. Instal salah satu PC yang akan dijadikan PC referensi atau sumber dari file backup. Sesuaikan dengan kebutuhan.  Dalam artikel ini saya menggunakan PC yang sudah diinstalkan Windows 10 Enterprize x64 dengan beberapa program aplikasi di dalamnya, diantaranya Microsoft Office, Photoshop CS 6, dan beberapa aplikasi standar lainnya. PC yang saya jadikan sumber memiliki spesifikasi: processor core-i3, harddisk 1 TB, RAM 4 GB. Begitu jugan PC yang akan saya Acronis nantinya. Besar file backup yang saya buat ini hampir mencapai 20 GB.

Langkah Kerja
  1. Jika PC referensi atau sumbernya sudah ada, silahkan tancapkan flashdisk yang sudah kita siapkan, kemudian restart atau jika belum menyala, silakan tekan tombol power terlebih dahulu. Kemudian masuk ke bios dengan cara menekan tombol delete atau f2 atau fn+f2 atau f12. Pada gambar di bawah ini, saya menekan tombol f12 agar langsung masuk ke menu pilihan boot device. Nama flashdisknya yang  ditandai dengan kotak merah.
    Gambar 2. Boot Device
  2. Selanjutnya kita akan masuk pada jendela tampilan dari Hiren. Pada menu boot silahkan pilih pilihan Backup or Restore.
    Gambar 3. Hiren Boot Menu
  3. Pada jendela tampilan seperti gambar berikut, pilih aplikasi yang akan dipakai untuk membackup. Semua aplikasi yang tersedia pada gambar dipakai untuk aktivitas backup dan recovery, hanya saja semua oang lebih suka memilih “True Image 2014 v17 Buil 6673”. Dalam tutorial ini juga, saya memilih aplikasi True Image. Jika sudah dipilih, tekan enter untuk melanjutkan.
    Gambar 4. Hiren Boot Menu #2
  4. Selajuntya akan masuk pada jendela Acronis True Image 14 Premium. Untuk memulai membackup, pilih pada tab Backup kemudian pilih pilihan Disk and Partition Backup. Lihat gambar sebagai contoh!
    Gambar 5. Tampilan Home Acronis True Image
  5. Pada jendela partitions to backup terdapat 3 jenis penyimpanan yang tersedia. Diantaranya, disk 1 adalah flashdisk bootable Hiren, disk 2 adalah hardisk yang saya pakai untuk menyimpan file image hasil backup yang terdiri atas 3 partisi, dan disk 3 adalah hardisk PC referensi yaitu PC yang kita backup yang terdiri atas 4 partisi. Pada langkah ini silakan centang pada disk bawaan PC referensi dalam hal ini disk 3. Kita juga bisa membuat pengecualian, apakah hanya partisi sistem saja yang akan dibackup. Soal ruang hardisk yang tersisa atau belum dibagi, kita dapat membaginya di lain waktu. Namun dalam tutorial ini, saya membackup semua partisi yang ada di PC referensi. Sehingga hasilnya backupannya nanti identik dengan PC refersni baik itu nama komputer, program yang terinstal, jumlah partisi harddisk, atau pengaturan lainnya. Selanjutnya beri tanda centang pada pilihan back-up sector by sector ....... lihat gambar sebagai contoh!
    Gambar 6. Partitions to backup
  6. Kemudian akan tertampil jendela  target backup archive seperti berikut ini. Silahkan tentukan lokasi untuk menyimpan file backup dengan cara klik pada pilihan browse.
    Gambar 7. Target backup archive
  7. Pilih salah satu partisi pada disk 2 yang sudah kita bahas sebelumnya, atau jika hanya ada disk 2, langsung klik generate name saja. Isikan nama untuk file backup atau jika tidak mau diubah, silakan klik next. Pada gambar, saya memilih partisi APP sebagai lokasi penyimpanan dan mengganti nama file defaultnya menjadi win10smp3. Lihat gambar sebagai contoh!
    Gambar 8. Browse for location
  8. Pada jendela berikut ini silakan klik proceed untuk menjalankan proses backup.
    Gambar 9. Finis to Backup
  9. Yang terakhir adalah, jendela opeartion progress. Mohon menunggu, lama dan cepatnya tergantung besar file yang dibakcup. Kita bisa menentukan pilihan setelah proses backup selesai, apakh PC referensi direstart atau dishut down. Silahkan tetukan sendiri! Sampai di sini file hasil backup sudah selesai.
    Gambar 10. Operation progress
Jika sudah selesai maka akan muncul pesan yang menandakan operasi backup berhasil. Anda sudah siap untuk melakukan proses selanjutnya yaitu acronis.

Sekian, selamat mencoba, semoga berhasil.

==========
Oleh:
ariesrutung95

Cara Acronis PC FreeDOS dengan Hiren BootCD Part 1

Sebuah media penyimpanan dikatakan bootable dikarenakan di dalam media penyimpanan tersebut terdapat sistem operasi yang dimungkinkan bisa berjalan ketika pengaturan booting pertama pada BIOS diatur ke media penyimpanan yang bersangkutan, baik itu CD/DVD, HDD, maupun Flashdisk. Sistem operasi yang diisi pun bermacam-macam yang secara umum kita kenal hanya 2 jenis berdasarkan tampilannya yaitu CLI (Command Line Interface) dan GUI (Graphical User Interface)

Membuat bootable flashdisk untuk Hiren Boot CD
Dalam pembahasan ini kita akan dibantu dengan aplikasi Rufus untuk membuat bootable flashdisk. Silahkan download terlebih dahulu DI SINI. Tujuan utama dari artikel ini adalah untuk melakukan clonning atau istilah lainnya yaitu acronis komputer atau laptop yang freeDOS atau tanpa sistem operasi. Secara garis besar kedua istilah tersebut tujuannya sama. Hanya saja terdapat perbedaan dari segi penampilan, fitur-fitur dan kecepatannya. Kenapa kita menggunakan cara Clonning atau Acronis untuk mengisi sistem operasinya, karena cara ini merupakan cara tercepat dalam mengisi sistem operasi pada PC yang freeDOS ketimbang melakukan install dengan cara yang lazim. Selain itu, cara ini juga bisa dilakukan sekaligus pada lebih dari satu PC secara bersamaan menggunakan bantuan LAN. Bayangkan, jika terdapat 50 unit PC yang hendak diinstall OS. Maka, cara yang paling efektif adalah dengan Clonning atau Acronis.

Langkah Kerja
  1. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan program Hiren Boot CD. Yang belum memiliki aplikasi ini, silahkan download terlebih dahulu DI SINI.
  2. Langkah kedua, siapkan aplikasi Rufus.
  3. Jika kedua langkah di atas sudah dilakukan, tancapkan flashdisk (minimal 2 GB) ke komputer lalu jalankan aplikasi Rufus sehingga akan seperti gambar berikut ini. Silakan sesuaikan dengan petunjuk yang ditandai dengan angka pada gambar. Pada angka 1 pilih skema dan tipe partisi “MBR partition scheme for BIOS or UEFI”, lalu pada angka 2 silahkan isikan nama atau label flashdisk yang akan dipakai, dan yang terakhir pada gambar 3, silakan pilih file Hiren Boot CD yang sudah kalian download atau siapkan. Jika sudah, klik START. Maka proses pembuatan bootable flasdisk akan berlangsung. Mohon menunggu beberapa saat, tergantung besar kecilnya ukuran file dan flashdisk yang dipakai.
    Gambar 1. Jendela Tampilan Rufus
  4. Jika sudah selesai, tulisan START tadi akan menjadi READY dan flashdisk siap digunakan untuk proses selanjutnya.

Sekian, selamat mencoba...


==========
Oleh:
ariesrutung95

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA